Daur hidup cacing tambang (Ancylostoma)

Daur hidup cacing tambang (Ancylostoma)
Cacing dewasa merupakan ektoparasit dalam usus halus manusia. Telur cacing dapat keluar bersama feses manusia. Pada daerah yang sesuai, yaitu di tanah lembap, telur yang sudah dibuahi akan menetas dan dalam waktu sehari menghasilkan larva. Larva ini dapat menembus kulit manusia melalui kulit yang tidak beralas kaki. Bersama aliran darah, larva sampai ke jantung dan paru-paru. Dari paru-paru, larva menembus dinding paru-paru sampai ke trakea kemudian ke faring. Lalu larva masuk lagi ke dalam usus halus dan tumbuh menjadi cacing tambang dewasa. Cacing betina dan jantan dewasa dapat melakukan perkawinan. Cacing betina menghasilkan ribuan telur perhari. Telur tersebut keluar bersama feses, selanjutnya siklus berulang. Contoh lainnya: Ancylostoma duodenale, terdapat di daerah tropika Afrika dan Asia. Spesies lainnya adalah Necator americanus yang terdapat di Amerika.


Sumber: Buku Penuntun BIOLOGI SMA kelas X (D.A. Pratiwi) Erlangga


Share on :
Daur hidup cacing tambang (Ancylostoma)
Daur hidup cacing tambang (Ancylostoma)
Reviewed by Rahmat Firman
Published :
Rating : 4.5

1 comment:

Post a Comment